Kini Lembaran “Kosong” itu Telah Terisi

Lanjutan: “Mengisi Lembaran Kosong # 29 Maret 2012”

Banyumas 29 Maret 2012 ku ikrarkan ijab-qabul itu, kini telah beranjak 2 tahun 7 bulan. Masa-masa senang dan “susah” telah kami lewati bersama istri tercinta Harfiah Retno Sari. Sejak tinggal di Jogja hingga ke Solo, kami pun berusaha bersyukur atas apa yang Allah anugerahkan kepada kami, walau kadang hidup terasa berat akan tetapi keyakinan bahwa Allah itu akan selalu ada untuk hamba-Nya menguatkan kami. Alhamdulillah kini kami dikaruniai 2 orang putri yang cantik dan mudah-mudahan kelak menjadi anak yang shalihah yang menjadi penyejuk pandangan mata bagi kami. Anak pertama kami beri nama Hury El ‘Ain Naazila Decroly (terjemahan bebasnya: Bidadari cantik jelita yang Allah anugerahkan kepada keluarga Decroly). Kemudian anak ke-2 kami beri nama Haniifa Yui Rayyana Decroly (terjemahan bebasnya: Wanita yang lurus agamanya, pengikat kebahagiaan, dan menjadi jalan menuju syurga bagi kami melalui pintu ar-rayyan, pintu syurga orang yang ahli puasa).

Ya Muqallibal qulub tsabbil qalbi ‘ala diinik, semoga Allah ta’ala senantiasa memberikan kemudahan kepada kami untuk berilmu dan beramal shalih, mencurahkan keberkahan kepada keluarga kecil kami, keluarga besar, kerabat, sahabat serta kaum muslimin sekalian.